MovieGo News
Enam Film Indonesia Tampil di Tokyo International Film Festival 2026
Enam film Indonesia hadir dalam Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 4 November 2026 di Tokyo. Karya-karya tersebut tersebar dalam program kompetisi utama, Asian Future Competition, dan CROSSCUT ASIA+.
Merah Sebelum Fajar karya Garin Nugroho menjadi satu-satunya film Indonesia di kompetisi utama, bersama 14 film dari negara lain. Film yang dibintangi Nicholas Saputra, Laura Basuki, Bront Palarae, Tissa Biani, dan Nagra Pakusadewo itu tayang perdana pada 27 Oktober, dengan pemutaran lanjutan pada 30 Oktober dan 3 November.
Desember Jani, film panjang pertama Ariani Darmawan, masuk Asian Future Competition dan dijadwalkan diputar pada 27 serta 29 Oktober. Program tersebut menampilkan film panjang pertama atau kedua dari sutradara Asia.
Empat Musim Pertiwi karya Kamila Andini dan Turang masuk program CROSSCUT ASIA+. Empat Musim Pertiwi menjalani pemutaran perdana di Jepang, sementara Turang merupakan film karya Bachtiar Siagian dari 1957 yang diputar pada 26 dan 30 Oktober.
Program CROSSCUT ASIA+ juga menayangkan dokumenter Behind the Flickering Light: The Archive karya Hafiz Rancajale pada 26 Oktober. Film Sleep No More, yang juga disebut Monster Pabrik Rambut dalam materi festival, disutradarai Edwin dan menjalani pemutaran perdana di Jepang pada 3 November setelah sebelumnya tayang di bioskop Indonesia pada 4 Juni serta sejumlah festival internasional.